MICROSOFT akan mengakhiri dukungan untuk Windows 11 SE, sistem operasi yang dirancang untuk bersaing dengan ChromeOS. “Perusahaan akan menghentikan pembaruan perangkat lunak, bantuan teknis, dan perbaikan keamanan pada Oktober 2026,” pernyataan Microsoft yang dikutip Engadget pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Windows 11 SE diperkenalkan sebagai versi ringan dari sistem operasi pada 2021. Windows ini ditujukan untuk keperluan pendidikan di ruang kelas. Peluncuran sistem ini bersamaan dengan rilis perangkat Surface Laptop SE, bagian dari strategi Microsoft untuk menghadapi dominasi ChromeOS dan Chromebook di sektor pendidikan global.
Gagal
Strategi tersebut dinilai gagal. Meskipun, tersedia berbagai perangkat berbiaya rendah, Windows 11 SE tidak mampu memperbesar basis pengguna seperti ChromeOS. Penghentian dukungan lima tahun setelah peluncuran menandakan kegagalan sistem ini mencapai target awal yang diharapkan Microsoft.
Upaya membuat versi Windows yang efisien bukan hal baru bagi Microsoft. Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan Windows 10 S, yang kini menjadi S Mode pada Windows 11, serta mengembangkan Windows 10X, versi ringan untuk perangkat layar ganda, yang akhirnya dibatalkan sebelum diluncurkan ke publik.
Pengguna Disarankan Beralih
Meski perangkat dengan Windows 11 SE masih bisa dipakai, Microsoft menyarankan agar pengguna segera beralih ke perangkat dengan edisi Windows 11 lainnya. Tujuannya untuk memastikan tetap mendapatkan pembaruan dan perlindungan keamanan. Saat pertama kali diumumkan, Microsoft menggambarkan Windows 11 SE sebagai sistem operasi berbasis komputasi awan (cloud) yang menyediakan kekuatan dan keandalan Windows 11 dengan desain yang disederhanakan serta alat khusus untuk kebutuhan sekolah.
Menurut situs web Windows Central, sistem ini merupakan edisi khusus Windows 11 yang hanya tersedia dalam bentuk praunduh perangkat yang difokuskan untuk pendidikan dan dijual oleh OEM, dengan Surface Laptop SE buatan Microsoft sebagai perangkat pertama.
Windows 11 SE dilengkapi dengan berbagai batasan buatan, seperti kemampuan multitasking yang dikurangi demi menyederhanakan pengalaman pengguna bagi anak-anak. Sistem ini juga dikunci agar hanya dapat menjalankan aplikasi yang telah disetujui oleh administrator. Salah satu fiturnya kemampuan untuk menyematkan stiker di wallpaper desktop.
Sulit Bekerja Optimal
Walaupun begitu, struktur dasarnya tetap sama dengan Windows 11 Home dan Pro, sehingga sulit bekerja optimal di perangkat dengan spesifikasi rendah yang menghambat perkembangannya di pasaran.
Kini, setelah Windows 11 SE berada di ambang penghentian, Microsoft tidak memiliki edisi Windows yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar perangkat pendidikan berbiaya rendah. Di pasaran, Windows 11 dinilai terlalu berat untuk berjalan dengan optimal di perangkat murah, segmen yang menjadi kekuatan utama ChromeOS dalam beberapa tahun belakangan.
