Panduan Ganti Baterai dan Kontrol Motor Listrik

Mesin listrik umumnya sudah menawarkan kinerja yang memadai untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta tentu saja tidak menghasilkan emisi.

Namun, masih terdapat kebutuhan pengguna yang dinilai belum terpenuhi oleh motor tersebut.

Solusinya adalah dengan melakukan modifikasi, yaitu dengan mengganti baterai menggunakan kapasitas yang lebih besar, kemudian mengganti controller.

Dengan mengganti baterai dengan kapasitas yang lebih besar, pasti daya dan jangkauan kendaraan akan meningkat.

Selanjutnya, saat controller atau bagian otak dari motor listrik diganti, fitur-fitur canggih bisa dipasang.

Abdul, pemilik Dolland Electric Motor, sebuah bengkel motor listrik di Jakarta, menjelaskan bahwa ketika memasang controller yang programmable, berbagai fitur bisa ditambahkan pada kendaraan bermotor.

Contohnya, batasan kecepatan, putaran dinamo yang tidak terbatas juga bisa. Cruise control, hill start assist, regenerative braking, semua dapat diintegrasikan,” kata Abdul kepada belum lama ini.

Tidak hanya itu, dengan mengganti controller, motor listrik dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Terkadang, seseorang merasa daya tarik awal terlalu keras, sehingga dapat disesuaikan menjadi lebih halus.

“Kita sesuaikan dengan jadwalnya. Mau speed lebih, torsi lebih, atau bahkan meminta dikurangi, agar tidak terlalu keras,” kata Abdul.

Kebanyakan sepeda motor listrik yang harganya di bawah Rp 20 juta cenderung memiliki akselerasi awal yang terlalu kuat.

Namun, setelah mengganti controller, pengiriman tenaga ke roda dapat diatur menjadi lebih halus.

Baca juga :  Rekomendasi Ponsel Terbaik 2025 dari Apple, Samsung, dan Google

Perlu diperhatikan, mengganti controller ini juga perlu dilakukan dengan kesadaran akan bahayanya.

Jika dilakukan perombakan sendiri, bisa saja terjadi korsleting dan kebakaran.

Namun, jika diganti sepenuhnya, risikonya akan lebih sedikit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *