Yangwang U9 Track Edition: Gabungan Teknologi Gila dan Desain Aerodinamis Supercar Masa Depan

Sobat otomotif, kalau biasanya kita bahas mobil listrik untuk harian atau SUV listrik yang nyaman buat keluarga, kali ini kita masuk ke ranah yang beda level: hypercar listrik. Dan bukan sekadar hypercar biasa, tapi monster jalanan dari China yang output tenaganya bikin mobil sport Eropa pun minder — Yangwang U9 Track Edition.

Model ini adalah versi khusus dari Yangwang U9, produk flagship dari brand Yangwang yang berada di bawah BYD. Kalau versi standar U9 saja sudah buas, maka versi Track Edition ini seperti dilepas dari rantai, dengan tenaga tembus 3.019 horsepower! Itu lebih tinggi dari Lotus Evija atau Rimac Nevera yang selama ini jadi benchmark hypercar listrik dunia.

Performa: Tenaga Brutal, Kecepatan Maksimal

Bayangin, sob, satu motor listrik di tiap roda, masing-masing bertenaga 555 kW. Kalau dijumlahin, totalnya jadi 2.220 kW atau setara 3.019 hp metrik. Dengan konfigurasi kayak gini, torsinya langsung ngehajar semua roda, bikin akselerasi secepat kilat.

Kecepatan maksimumnya tercatat 350 km/jam, angka yang gila untuk mobil listrik. Sebagai perbandingan, versi produksi U9 sebelumnya “cuma” menghasilkan 960 kW (1.287 hp) dengan top speed yang sudah cukup bikin jantung copot.

Tapi ini belum cukup buat BYD. Tahun 2024, U9 sempat mencatat rekor kecepatan 391,94 km/jam untuk mobil produksi di China, dan waktu putaran 7:17,900 di Nürburgring Nordschleife. Track Edition ini didesain untuk memecahkan rekor itu lagi.

Desain Eksterior: Agresif dan Fungsional

Secara desain, Track Edition masih mempertahankan bahasa desain U9 standar, tapi dengan sentuhan yang lebih garang. Warna merah yang nyala dikombinasikan dengan aksen gloss hitam bikin aura balapnya keluar.

Baca juga :  Baru Tahu, Tips Penting Mengecek Radiator Mobil Dipagi Hari, Simak

Beberapa poin penting desain:

  • Roda 20 inci dibalut ban lebar 325/35 R20, siap mencengkeram aspal sirkuit.

  • Atap serat karbon untuk mengurangi bobot dan menurunkan pusat gravitasi.

  • Sayap belakang serat karbon besar yang memberikan downforce maksimal di kecepatan tinggi.

  • Diffuser belakang dengan bilah yang bisa disesuaikan, membantu aerodinamika saat cornering atau akselerasi penuh.

  • Splitter depan serat karbon tersedia dalam versi standar dan versi upgrade.

Aerodinamika jelas jadi fokus utama. Semua ornamen dan lekukan body punya fungsi untuk memecah angin, bukan cuma gaya-gayaan.

Dimensi dan Bobot: Besar Tapi Tetap Proporsional

Yangwang U9 Track Edition punya panjang 4.966–4.991 mm, lebar 2.029 mm, dan tinggi 1.311–1.351 mm, dengan wheelbase 2.900 mm. Berat kosongnya 2.480 kg, sedangkan gross weight mencapai 2.630 kg.

Ban depannya pakai ukuran 325/30 R20 (112Y), sama dengan ban belakang — sesuatu yang jarang di mobil biasa tapi umum di hypercar untuk distribusi grip yang merata.

Jantung Listrik: Baterai dan Pengisian

Mobil ini menggunakan paket baterai lithium iron phosphate berkapasitas 80 kWh. Di atas kertas, jarak tempuh CLTC-nya sekitar 450 km. Tapi karena ini adalah versi Track Edition, fokus utamanya bukan efisiensi, melainkan performa.

Fitur pengisian cepatnya luar biasa: DC fast charging hingga 500 kW. Dari 30% ke 80% cuma butuh sekitar 10 menit. Ini berarti sobat otomotif bisa isi baterai sambil ngopi, terus langsung lanjut ngegas lagi di lintasan.

Baca juga :  Kerja Jadi Lebih Ringan Sejak Pake Tablet Android, Kok Bisa?

Suspensi dan Teknologi Kendali

Sistem suspensinya pakai double wishbone di depan dan multi-link di belakang, dikombinasikan dengan teknologi pintar BYD DiSus-X Intelligent Body Control. Sistem ini memungkinkan hal-hal yang mustahil di mobil biasa, seperti:

  • Mengemudi dengan tiga roda saja.

  • Mengatur sinkronisasi gerakan bodi untuk mempertahankan kestabilan ekstrem.

Buat di trek, ini berarti mobil bisa tetap stabil meski masuk tikungan dengan kecepatan tinggi.

Pencapaian dan Ambisi Rekor Baru

Pada Juni 2025, BYD secara terang-terangan mengumumkan misi mereka: memecahkan rekor kecepatan dan lap time di Nürburgring dan sirkuit uji ATP di Jerman. Dengan output di atas 3.000 hp, mereka jelas nggak main-main.

Jika sukses, Yangwang U9 Track Edition bukan cuma jadi mobil listrik tercepat di China, tapi juga pesaing serius hypercar listrik Eropa.

Perbandingan dengan Hypercar Listrik Lain

Kalau mau dibandingkan, angka tenaga U9 Track Edition ini berada di level yang bahkan lebih tinggi dari:

  • Lotus Evija – 1.972 hp

  • Rimac Nevera – 1.914 hp

Ini artinya, di atas kertas, U9 Track Edition punya potensi akselerasi dan top speed yang lebih tinggi, tentu dengan catatan bahwa aerodinamika dan manajemen panasnya bisa mengimbangi daya sebesar itu.

Kehadiran di GIIAS 2025

Buat sobat otomotif Indonesia, kabar baiknya mobil ini udah pernah mejeng di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, pada 24 Juli – 3 Agustus 2025. Walau belum ada info resmi soal harga rilis globalnya, pameran ini jelas bikin banyak mata melirik.

Baca juga :  6,8 Juta Akun WhatsApp Diblokir, Kebanyakan dari Asia Tenggara

Monster dari Timur

Yangwang U9 Track Edition adalah bukti bahwa industri otomotif China sudah masuk liga besar hypercar listrik dunia. Dengan tenaga 3.019 hp, top speed 350 km/jam, teknologi suspensi pintar, dan desain aerodinamis, mobil ini siap bukan hanya jadi pemecah rekor, tapi juga simbol ambisi besar BYD.

Kalau versi standar U9 saja sudah bikin Ferrari dan Lamborghini kepanasan, versi Track Edition ini adalah surat tantangan langsung buat hypercar listrik Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *