Merk Cat Tembok Paling Efektif Lawan Jamur

Dinding yang mulai berwarna gelap dan menimbulkan aroma tidak sedap sering muncul tanpa adanya tanda-tanda jelas, lalu secara perlahan membuat suasana rumah menjadi kurang nyaman. Noda yang menyebar di permukaan dinding biasanya mengindikasikan adanya kelembapan yang telah menumpuk dalam waktu yang cukup lama. Jika tidak segera ditangani, bagian yang rusak bisa semakin meluas dan merusak penampilan keseluruhan ruangan. Dari kondisi ini, pembahasan tentang cara mengatasi dinding yang lembap dan berjamur menjadi penting untuk dipahami.

Bagaimana mengatasi dinding yang lembap dan berjamur?

Gambar: Emily Followill / Desain Interior: Atelier Davis

1. Gunakan larutan antijamur

Cairan antijamur bekerja secara langsung pada area yang terkena noda hitam dan bau apek. Penggunaannya membantu mencegah perkembangan jamur sambil membersihkan sisa kotoran yang menempel di permukaan dinding.

2. Perbaiki atau cat ulang dinding

Memperbaiki bagian yang rusak dan mengecat ulang dinding dapat mengembalikan penampilannya setelah masalah kelembapan selesai. Langkah ini tidak hanya memperbaiki tampilan, tetapi juga memberikan lapisan perlindungan baru sehingga dinding lebih tahan terhadap cuaca dan perubahan suhu.

3. Tingkatkan ventilasi ruangan

Sirkulasi udara yang baik memungkinkan pergerakan udara yang lancar, sehingga dinding lebih cepat kering dan mengurangi penumpukan kelembapan. Membuka jendela secara teratur atau menambahkan tirai kecil dapat membuat ruangan terasa lebih segar sekaligus mencegah pertumbuhan jamur.

Baca juga :  5 Pilihan Cermin Dinding Terbaik: Hiasan Ruang yang Elegan dan Menawan

Pro Breeze UAE

4. Gunakan dehumidifier

Dehumidifier berfungsi untuk mempertahankan tingkat kelembapan udara yang tetap stabil dengan menyerap uap air berlebih di dalam ruangan. Alat ini sangat bermanfaat di area yang tertutup atau kurang mendapat sinar matahari, sehingga dinding tidak mudah menjadi lembap kembali. Dalam jangka panjang, penggunaannya membuat suasana ruangan lebih nyaman dan aman bagi penghuni rumah.

5. Permukaan dinding yang berjamur perlu diampelas

Mengikis dinding yang telah terkena jamur dapat membantu menghilangkan lapisan permukaan yang rusak. Setelah proses ini selesai, tekstur dinding umumnya kembali mulus sehingga hasil pengecatan berikutnya lebih halus dan tahan lama.

6. Lakukan pemeriksaan dan perawatan berkala

Pemeriksaan berkala membantu mengidentifikasi masalah kecil sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah. Dengan perawatan rutin, dinding tetap bersih dan kemungkinan munculnya jamur kembali bisa dikurangi.

Merek Cat untuk Dinding Lembap dan Berjamur

1. Cat Dinding Interior Dulux Ambiance Seashell 44806 20 Liter

mitra10.com

Seri cat dinding Dulux ini dilengkapi dengan teknologi Colourguard yang mempertahankan kecerahan warna meski dalam berbagai kondisi lingkungan, serta aman karena bebas dari timbal dan merkuri. Pilihan warna seashell memberikan kesan bersih dan terang, sehingga ruangan terasa lebih luas, cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan interior yang segar tetapi tetap anggun. Selain itu, cat ini juga tidak mengandung merkuri maupun timbal.

Baca juga :  Ibiúna House: Rumah Weekend yang Menginspirasi dari Brasil!

2. Nippon Vinilex Pro 1000

Nippon Paint

Cat berkualitas tinggi ini menggunakan bahan dasar kopolimer vinil akrilik yang mampu menghalangi kelembapan dan pertumbuhan jamur pada dinding, serta memiliki daya tutup dan ketahanan yang baik. Cat ini memberikan permukaan yang halus dan tahan terhadap goresan. Berkat berbagai keunggulan ini, cat ini menjadi pilihan yang sempurna untuk meningkatkan penampilan dinding sekaligus melindunginya dari jamur.

3. Davies Harmonie Cat Anti Jamur dan Anti Kelembapan

mitra10.com

Davies Paint merupakan merek cat yang terkenal menawarkan berbagai pilihan untuk penggunaan di dalam maupun luar ruangan, dengan formula yang tahan terhadap jamur, bakteri, dan lumut. Salah satu produk andalannya, Davies Harmonie, memiliki bahan dasar air dengan tekstur doff lembut, daya tutup yang baik, serta ketahanan kuat terhadap alkali, sehingga cocok digunakan pada area yang sering terkena bahan kimia.

Produk ini juga dilengkapi dengan fitur anti bakteri yang berfungsi menjaga dinding tetap bersih dan nyaman dilihat, terutama untuk rumah yang memiliki anak kecil. Warna hitamnya memberikan kesan hangat yang alami, cocok digunakan pada hunian dengan konsep rumah yang nyaman dan minimalis-berkelas, sekaligus menghasilkan permukaan cat yang rata dan sempurna.

4. Jotun Tough Shield

Jotun

Produk cat asal Norwegia ini bisa menjadi pilihan untuk melindungi dinding luar rumah. Cat ini dirancang khusus dengan teknologi anti jamur, sehingga cocok digunakan dalam kondisi cuaca yang ekstrem. Selain itu, cat ini juga mampu mempertahankan warnanya dalam jangka waktu lama, menjaga tampilan dinding tetap segar. Dengan daya sebar sekitar 10,8 m², hasil akhirnya lebih merata dan rapi.

Baca juga :  6 Tanda Dinding Rumah Berjamur yang Wajib Diwaspadai

5. Ace Royal 2.5L Cat Dinding Luar

pexels.com

Cat dinding Ace Royal cocok digunakan di area luar rumah karena formula yang dilengkapi bahan anti jamur dan anti kelembapan yang bekerja secara efektif untuk mencegah pertumbuhan jamur maupun lumut.

Sumber foto header: Marco Ricca Studio / Sissy + Marley Desain Interior

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *