Tips Dalam Pembuatan Website

tips-membuat-website    
Ide pokok dalam membuat website adalah kemudahan pengunjung untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan yang tersaji di website tersebut.

1. Sertakan Tagline. Tagline dalam bahasan ini adalah suatu pernyataan atau semboyan yang menggambarkan filosofi, visi dan misi sebuah website.

Tagline ini harusnya berupa kalimat pendek yang akan tampak seketika dan menarik perhatian pengunjung saat halaman depan website selesai termuat.
Dalam sekian detik pengunjung akan memutuskan untuk tinggal berlama-lama browsing menyusuri website atau cepat-cepat pergi beralih ke website lain.

2. Implementasikan Pencarian Situs. Unsur lain yang juga sangat penting adalah pencarian situs. Saat pengunjung berada di suatu situs web dan ingin mencari suatu informasi, tentu pertama kali yang dia cari adalah tempat untuk menuliskan suatu kata atau frase kata kemudian mengklik tombol Search atau Cari.

Buatlah Pencarian Situs yang tampak jelas dan cukup bagi penunjung untuk menuliskan beberapa kata. Tidak terlalu pendek atau terlalu panjang.  Tempatkan di bagian atas halaman web.

3. Jangan Memakai Terlalu Banyak Grafik. Terlalu banyak grafik hanya akan membuat pengunjung bingung. Gunakan grafik untuk keperluan perbaikan website bukan untuk diunakan sebagai hiasan atau dekorasi tanpa ada manfaat nyata.

4. Gunakan Peta Situs. Site maps pada dasarnya digunakan untuk navigasi situs, sehingga pengunjung terbantu untuk mendapatkan arah kemana dia harus menuju ke suatu halaman tertentu. Peta situs ini menggambarkan susunan hierarki dan kedudukan halaman-halaman website. Bisa disamakan dengan susunan directory dan subdirectory di komputer kita.

Disamping itu sitemaps juga merupakan elemen penting untuk SEO (search engine optimization) karena situs pencari seperti Google, Yahoo dan MSN menggunakan ini sebagai salah satu elemen untuk mengindeks halaman-halaman website. Kadang-kadang karena suatu sebab robot Google gagal mengindeks suatu halaman, maka dengan bantuan sitemaps ini googlebots bisa mengetahui keberadaan suatu halaman di suatu web.

Adapun yang digunakan situs-situs pencari tersebut adalah sitemap dalam format XML. Ada banyak website yang menyediakan jasa membuat sitemap XML online gratis. Jika anda sudah membuatnya, letakkan file ini sejajar dengan file index website anda.

5. Bikin Halaman Web Yang Bisa Dibaca Sekilas. Salah satu faktor loyalitas pengunjung adalah mudahnya web dibaca sekilas. Pengalaman menunjukkan bahwa banyak pengunjung web yang tidak membaca halaman web kata demi kata melainkan memandang secara sekilas saja. Mencari judul, kata-kata yang tercetak tebal atau bergaris bawah dan daftar-daftar yang tersedia.

Pengunjung akan menelusuri dengan sekilas halaman web biasanya mulai dari pojok kiri ke kanan, pindah ke baris bawah dari kiri kanan dan seterusnya.

6. Hindari Penggunaan Elemen Web Yang Menjebak. Mungkin tidak kita sadari bahwa kadang-kadang kita membuat jengkel pengunjung dengan misalnya meggarisbawahi suat kata yang dikira oleh pengunjung sebagai suatu link padahal bukan. Demikian juga dengan penggunaan kata-kata yang berwarna selain warna lazim. Kejengkelan ini bisa mengakibatkan pengunjung tidak mau lagi mengakses web kita.

Penggunaan link baik berupa kata-kata atau menu haruslah jelas dan konsisten di semua halaman, jangan berubah-ubah untuk setiap halamannya.

7. Gunakan Halaman 404 Yang Lebih Berarti. Halaman Error 404 (Page Not Found) yang hanya berupa halaman kosong tentu sedikit banyak membuat jengkel pengunjung. Kejengkelan ini mungkin bisa terobati dengan membuat halaman Error 404 dengan halaman yang masih memberi feedback kepada pengunjung, antara lain dengan memeberi link alternatif untuk kembali ke halaman muka, halaman sebelumnya atau ke halaman lainnya.

8. Jika Mungkin Hindari Penggunaan Captcha. Jika memang tidak perlu benar maka penggunaan CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart) seharusnya dihindari. Apalagi dengan bentuk tulisan yang sulit bagi orang tertentu.

Tinggalkan Balasan