Pertolongan Pertama Pada Ponsel Yang Terendam Air

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0

ponsel-kecebur-air
Jika ponsel anda kecebur ke dalam air, entah di kamar mandi, toilet, kolam pemancingan, kolam renang, kolam ikan dan lain-lain maka jangan panik dulu karena mungkin saja masih bisa diselamatkan dengan beberapa kondisi tertentu.

Jika ponsel anda sudah dilengkapi dengan kemampuan agar tahan berada di dalam air maka kemungkinan anda cukup mengeringkan dengan lap kering kemudian mengangin-anginkannya atau mengeringkan dengan hairdryer. Namun jika ponsel tersebut tidak dirancang agar tahan berada di dalam air maka ada beberapa hal yang harus anda lakukan dan beberapa yang harus tidak anda dilakukan.

Jangan Lakukan Hal Berikut

  • Jika saat tercebur dalam kondisi mati, jangan nyalakan ponsel. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemungkinan korsleting pada kabel atau komponen tertentu.
  • Jika ketika tercebur dalam kondisi hidup, jangan menekan tombol apapun, kecuali tombol untuk mematikan ponsel dengan segera.
  • Jangan mengguncang-guncang, memiring-miringkan ataupun meniup ponsel dengan udara bertekanan melalui lubang yang ada di badan ponsel, hal ini untuk menghindari air mengalir dan membasahi semakin banyak komponen di dalam ponsel.
  • Jangan membongkar bagian dalam ponsel karena dapat membatalkan garansi jika ponsel masih dalam masa garansi.
  • Jangan mencoba mengeringkan bagian dalam dengan udara panas atau dipanasi, karena komponen tertentu sangat rentan dengan udara panas.

Langkah-langkah Yang Harus Dilakukan

  • Yang pertama dan utama adalah ambil posel yang tercebur sesegera mungkin untuk menghindari banyaknya air yang masuk ke bagian dalam ponsel melalui lubang-lubang yang ada di ponsel.
  • Jika ponsel dalam keadaan masih hidup/menyala, langsung matikan ponsel.
  • Jika tercebur di air yang kotor atau air laut saat bermain di pantai, bilas terlebih dahulu bagian luar. Khusus untuk air laut, bilas dengan air tawar untuk menetralisir air garam laut yang lebih berbahaya bagi perangkat elektronik.
  • Setelahnya, lepaskan casing pelindung, keluarkan kartu microSD serta kartu SIM dari slotnya. Dan jika menggunakan baterai yang bisa dilepas, jangan lupa untuk mencabutnya.
  • Gunakan kain lap kering, tisu, atau handuk untuk mengeringkannya, hindari agar air tidak menyebar ke area lain.
  • Jika air masuk ke area yang lebih dalam bisa gunakan vakum untuk menyedot air yang terdapat pada celah yang sulit dijangkau.
  • Segera pendam ponsel dalam beras karena beras sangat baik dalam menyerap cairan. Biarkan selama satu hingga dua hari dalam timbunan beras dan jangan dulu mencoba menghidupkannya meski sekedar ingin ngetes kalau-kalau ponsel bisa dinyalakan.
  • Setelah dua hari pasanglah baterai ke tempatnya dan coba nyalakan. Jika tidak bisa nyala coba pasang charger selama beberapa saat. Jika belum nyala dan tidak ada tanda-tanda baterai dicharge cobalah memakai baterai cadangan jika ada. Jika masih juga tidak nyala berarti anda butuh bantuan tukang service atau ke service center.
  • Jika bisa nyala cobalah untuk mengecek satu per satu fungsi ponsel termasuk melakukan panggilan, memainkan keypad juga membunyikan musik. Jika semua berfungsi baik maka bersyukurlah. Jika ada salah satu fungsi yang tidak jalan dengan baik anda mungkin tetap harus ke tukang service atau ke service center.

Selanjutnya berhati-hatilah jika anda memainkan ponsel di tempat-tempat yang terdapat genangan air. Meskipun mungkin ponsel anda sudah dilengkapi dengan kemampuan agar tahan air, hal itu bukan berarti ponsel anda benar-benar tahan air. Ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan yaitu apakah airnya jernih atau kotor dan mengandung zat yang bersifat korosif, kedalaman air dan berapa lama ponsel tersebut berada di dalam air.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SerbaSerbi.web.id © 2016 Frontier Theme