Mengatasi Permalink Not Found Di WordPress

wordpress-permalinks    
Setelah mendapat nama domain tanggal 26 Desember 2011, segera saya setting dengan nama server (ns1 & ns2) ke properti domain name blog ini. Dalam wakru kira-kira 2 jam, domain ternyata sudah online dan saat diketik alamat urlnya di address bar langsung otomatis menginstal wordpress yang file lengkapnya sehari  sebelumnya sudah diupload ke host server.

Sebuah artikel yang sudah disiapkan  sebelumnya di komputer juga segera saya publish.  Namun saat permalink diklik, yang terjadi adalah muncul halaman 404 not found. Saat diedit dan di view melalui halaman adminpun posting tersebut tidak muncul, meski posting dan link masih ada ditempat. Hal ini juga terjadi dengan page yang saya buat yaitu halaman About dan Privacy Policy.

Akhirnya dengan terpaksa pakai jurus Google. Dan tidak usah menunggu lama Google mengantar saya ke sebuah blog hosting. Di situ terdapat ulasan singkat bagaimana mengatasi hal tersebut. Yaitu dengan menyunting file .htaccess yang terletak di directory public_html menjadi sebagai berikut:

# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . index.php [L]
</IfModule>
# END WordPress

Ternyata memang berhasil, page dan post muncul saat diklik linknya. Letak kesalahannya adalah saat mengupload file-file wordpress, file .htaccess hasil install wordpress di kompter lokal ikut terbawa ke host server. Padahal file .htaccess yang ada dikomputer adalah :

# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /wordpress/
RewriteRule ^index.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /wordpress/index.php [L]
</IfModule>
# END WordPress

Beda jauh kan? Oleh karenanya ada baiknya file yang diupload ke server adalah file asli wordpress sebelum diinstal ke komputer lokal. Caranya :

  1. Unzip file wodpress yang masih berupa file terkompres (misal wordpress-3.3.zip. Kemudian upload semua directory dan file yang ada di dalam directory wordpress tanpa menyertakan directory wordpress itu sendiri.
  2. Jika server menyediakan fasilitas untuk mengunzip file terkompres. Unzip file wordpress, kemudian kompres kembali semua directory dan file yang ada dibawah directory wordpress tanpa menyertakan lagi directory wordress. Kompres ke dalam bentuk zip file. Setelah itu unggah file zip tersebut ke directory public_html di server host. Unzip file dengan menggunakan fasilitas unzip server.
  3. Instal wordpress dengan menjalankan file /wp-admin/install.php atau cukup dengan ketik nama domain blog/website anda kemudin tekan enter, wordpress akan diinstal otomatis. Tentu saja sebelumnya anda harus membuat dulu database yang nama database, nama user, password dan hostnya dikaitkan dengan setting yang ada di file wp-config.php

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan